Sebenarnya Ada Apa di Dalam Lauh Mahfuzh? Simak Berikut Ini

Akunews.com |
Lauh Mahfuzh ialah kawasan untuk menyimpan segala belakang layar Yang Mahakuasa yang ada dilangit dan di bumi.



Jin dari golongan setan akan berusaha untuk mencuri segala belakang layar yang tertulis di dalamnya untuk menipu insan dan memainkan aqidah manusia.
Berdasarkan hal tersebut , Yang Mahakuasa melarang insan untuk mengetahui ramalan nasib , alasannya peramal itu dibantu oleh jin dan jin itu akan membisikkan hasil curian itu kedalam hati peramal. Jika ada setan yang berusaha mencuri gosip , maka malaikat penjaga Luh Mahfuzh akan melemparkan bintang ke arah pencuri gosip tersebut , pelemparan ini yang adakala kita lihat dengan adanya bintang jatuh atau meteor.

“…dan bekerjsama Kami telah menciptakan gugusan bintang-bintang (di langit) dan Kami telah menghiasi langit itu bagi orang-orang yang memandang (nya) , dan Kami menjaganya dari tiap-tiap syaitan yang terkutuk , kecuali syaitan yang mencuri-curi (berita) yang dapat didengar (dari malaikat) lalu beliau dikejar oleh semburan api yang terang.” – (Al Hijr 16 – 18)

Lauhul Mahfuz ialah urusan alam ghaib/ belakang layar Yang Mahakuasa , sehingga tak ada penjelasannya yang detail ihwal Lauh Mahfuz. Dalam Al-Quran Lauh Mahfuzh disebut sebanyak 13 kali , Luh Mahfuz di sebut secara sepintas saja , tanpa penjelasan lebih lanjut.
Lauhul Mahfuzh berarti “terpelihara” (mahfuzh) , jadi segala sesuatu yang tertulis di dalamnya tidak berubah atau rusak. Dalam Alquran , ini disebut sebagai “Ummul Kitaab” (Induk Kitab) , “Kitaabun Hafiidz” (Kitab Yang Memelihara atau Mencatat) ,“Kitaabun Maknuun” (Kitab Yang Terpelihara) atau sebagai Kitab saja. Lauhul Mahfuzh juga disebut sebagai Kitaabun Min Qabli (Kitab Ketetapan) alasannya mengisahkan ihwal banyak sekali peristiwa yang akan dialami umat manusia.

Wujud Lauh Mahfuz yang diyakini oleh para teman ialah sebidang papan atau tulang yang biasa ditulisi. Papan dan tulang itu hanya disebut lauh kalau sudah ditulisi.

Lauh Mahfuzh akan kekal selamanya alasannya ia termasuk makhluk yang abadi , selain Lauh Mahfuzh makhluk abadi ada ‘Arsy , surga , neraka dan lain-lain.

Artikel terkait: