Istri Sedang Haid Tapi Masih Bisa Puaskan Suami Begini Cara Halal Sesuai Aturan Islam

Akunews.com |
Sudah tidak mampu dibantahkan dalam aturan Islam , umatnya sangat dilarang untuk menggauli istri yang sedanng sedang mengalami datang bulan atau haid.



Selain itu memang bekerjasama dikala haid sangat berisiko bagi kesehatan. Namun begitu bukan berarti para suami harus menjauhi atau menghindari istrinya yang sedang haid. Bagaimana caranya? Simak yang mampu dilakukan pasangan suami istri sesuai aturan Islam dikutip Radarislam.com dari laman Ummi-online.com.
1. Bercumbu Rayu
Saling bercumbu dan mengucapkan kata-kata mesra yang merangsang syahwat antara suami istri diperbolehkan selama tidak berujung pada korelasi s*ks di mana istri dalam keadaan haid.

“Apabila saya haid , Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyuruhku untuk memakai sarung kemudian ia bercumbu denganku.” (HR. Ahmad 25563 , Turmudzi 132 dan dinilai shahih oleh Al-Albani).

2. Memainkan Organ Pribadi Suami Dengan Tangan Istri

Diharamkan melaksanakan ijtima’ yaitu memainkan organ langsung dengan tangan sendiri yang bertujuan untuk memuaskan syahwat pribadi. Akan tetapi jikalau dibantu oleh istri maka hal ini diperbolehkan.

“Orang-orang yang menjaga kemaluannya , Kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki; Maka Sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada terceIa.
Barangsiapa mencari yang di balik itu , maka mereka Itulah orang-orang yang melampaui batas.” (QS. Al-Mukminun: 5-7)
3. Menciumi Seluruh Tubuh Istri Kecuali Tempat Keluarnya Darah Haid

Bermesraan dan bercumbu di semua badan istri selain korelasi int!m dan anal s*ks masih diperselisihkan para ulama. Ibnu Qudamah mengatakan:

“Ketika Tuhan hanya memerintahkan untuk menjauhi daerah keluarnya darah (al Mahidh) , ini dalil bahwa selain itu , hukumnya boleh.” (Al-Mughni , 1/243)

Semoga penjelasan di atas menjadi solusi bagi pasangan suami istri untuk menambah cinta dan barokah rumah tangga sekalipun sedang kondisi berhalangan.

Artikel terkait: