Wasekjen Golkar Bantah PT 20 Persen Upaya Menggiring Calon Tunggal di Pilpres 2019

Akunews.com | Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu sudah disahkan menjadi undang-undang. Salah satu yang diputuskan ialah presidential threshold (PT) atau ambang batas pencalonan presiden sebesar 20 persen kursi DPR atau 25 persen bunyi sah nasional.

Wasekjen Golkar Bantah PT 20 Persen Upaya Menggiring Calon Tunggal di Pilpres 2019 Muncul anggapan bahwa PT 20-25 persen sebagai upaya untuk menggiring calon tunggal pada Pilpres 2019.

Namun , Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Ace Hasan Syadzily membantah anggapan tersebut. Bahkan , menurut dia , itu merupakan anggapan yang terlalu berlebihan.

"Ya , gua kira terlalu berlebihan ya , mencurigai bahwa disahkan undang-undang ini akan menggiring pada satu calon tunggal ," kata Ace dalam diskusi 'Setelah DPR Memilih 20%' di daerah Menteng , Jakarta Pusat , Sabtu , 22 Juli 2017.

Pasalnya , Ace menjelaskan , saat pembahasan di di Pansus RUU Pemilu , mereka menghindari betul ‎calon tunggal pada Pilpres 2019. Ace merupakan salah satu anggota Pansus RUU Pemilu.

Lagi pula , menurut Ace , tidak mungkin hanya satu calon yang maju pada Pilpres 2019. Dia mengatakan , paling banyak tiga calon bakal bersaing pada 2019.

"‎Saya kira jikalau melihat (PT) 20 persen , maksimal tiga calon dan partai yang ada sekarang boleh mencalonkan , selagi memenuhi persyaratan 20 persen kursi atau 25 persen bunyi nasional ," ungkap Ace. 

(by/jpnn)

Artikel terkait: