Cuma Empat Huruf tapi Bisa Melipatgandakan Keberkahan dan Hasil

Akunews.com |

 Kita , sebagai insan fitrahnya tak mampu hidup sendiri

Cuma Empat Huruf , tapi Bisa Melipatgandakan Berkah dan Hasil
Teman yang baik selalu mengajak dalam kebaikan. (salamelfath.blogspot.com)

   Berbuat baik itu bahu-membahu sudah menjadi tanggung jawab setiap insan secara fitrahnya. Nggak ada insan yang diciptakan eksklusif jadi orang jahat. Coba perhatikan , bayi-bayi disekitar anda , apa iya mereka terlahir dengan muka berangasan , sadis , dan keluar dari rahim eksklusif memfitnah , apa lagi membunuh? nggak ada kan? hehehehe...

Sejatinya memang kita semua dilahirkan untuk bertanggung jawab , untuk menjadi khalifah dimuka bumi. Untuk saling mengingatkan dalam kebaikan bagi satu sama lainnya. Namun , alasannya nalar kita yang mulai nggak masuk ngakal , risikonya kita malah keblinger. Ikut pergaulan yang nggak terperinci , sekarang jamannya medsos , kita mengidolakan seseorang , kemudian kita mengikuti setiap gaya dan perilakunya. Padahal perilakunya salah , alias tidak mengajarkan pada kebaikan , ekh malah kita ikuti. Apa itu yang namanya nggak masuk akal. Iya kan? coba pikir , idola anda siapa?



Bukan berarti insan semua demikian , sedikit lebih banyak masih ada yang akil sehat. Masih lurus dalam koridor sang pencipta , meskipun bukan suci. Karena semua insan pasti punya dosa. Tapi , bukan mengungkit dosa da kesalahannya melainkan prosesnya dalam menuju kebaikan.

Mungkin juga sebagian kita mulai menyerupai itu , ingin kembali pada jalan yang diridhoi. Namun kita resah mesti ngapain? bagaimana memulainya untuk menjadi pribadi yang bermanfaat?

Jawabannya , lakukan saja dengan empat abjad yang mampu melipatgandakan keberkahan kita dan hasil.   Cuma empat abjad , tapi mampu melipatgandakan berkah dan hasil. Ya , cuma empat huruf... Apa itu? abjad tersebut yaitu

A-j-a-k

Maksudnya gimana tuh?

Mari kita lihat pola berikut ini yaa :

- Bangun awal dan AJAK orang bangkit awal.
- Berbagi dan AJAK orang berbagi.
- Berbakti dan AJAK orang berbakti.
- Sukses dan AJAK orang untuk sukses.
- Kerja keras dan AJAK orang untuk kerja k eras.

Begini kawan...

Jika kita mengajak orang pada kebaikan , bukan berarti kita ini yaitu 100% orang baik-baik. Jelas sekali , itu belum tentu , ini namanya mengingatkan dalam kebaikan dan sama-sama menuju kebaikan. Jika kita mengajak diri kita dan orang lain dalam kebaikan , maka sedikit-banyak , ini akan mencegah kita jatuh dalam keburukan. Setidaknya jadi pengingat kita sendiri , masa udah nyuruh orang berbuat baik , kita malah nggak berbuat baik? ya atau iya banget?

Demikian pula dengan kesuksesan. Kita mengajak orang pada kesuksesan , bukan berarti kita ini orang yang sudah sukses ya. Jelas itu belum tentu. Ini namanya saling mengingatkan , saling menyemangati , dan sama-sama menuju kesuksesan. Jika kita mengajak diri kita dan orang lain dalam kesuksesan , maka sedikit-banyak , ini akan mencegah kita jatuh dalam kegagalan. Kita lebih termotivasi lagi.

Makanya , bagi yang memiliki follower cukup banyak dan aneka macam , buatlah postingan yang baik-baik. Bukan hanya asal posting , yang penting dapat like , coment , dan share yang banyak. Hanya sebatas menjadi selebgram dunia saja , tapi membawa mudharat yang gede. Na'udzubillah..

Adalah egois kalau kita hanya mementingkan kebaikan dan kesuksesan kita sendiri saja. Ya , egois. Wong insan juga merupakan makhluk sosial alias nggak mampu hidup sendiri ko. Kaprikornus jangan belagu Lu... hehe..

Selalu untuk mampu menyebarkan , misalnya. Mungkin Anda cuma sanggup Rp 20 ribu. Tapi itu mampu bernilai Rp 2 juta , kalau Anda MENGAJAK 100 orang untuk ikut berbagi. Kurang-lebih yah begitu.

Sholat dhuha , misalnya. Mungkin Anda cuma sanggup 4 rakaat. Tapi itu mampu bernilai 400 rakaat , kalau Anda MENGAJAK 100 orang untuk ikut ber-dhuha. Kurang-lebih yah begitu.

Demikianlah , cuma empat abjad , tapi mampu melipatgandakan berkah dan hasil. A-J-A-K 

Dari jaman Nabi SAW , yang namanya Jama'ah itu akan menjadi berpengaruh , mensukseskan serta kebaikannya berkali-kali lipat. Coba kalau Nabi SAW nggak punya jama'ah , nggak ngajak yang lainnya menjadi hamba yang taat? kita nggak mungkin mampu mencicipi nikmat islam menyerupai sekarang ini. Ingat ya , Rasulullah SAW saja selalu mengajak dalam kebaikan , dan sekarang giliran kita untuk meneruskan usaha Rasul SAW dalam mengajak sesama dalam kebaikan dan ketaatan.

Yuk , saya awali dengan mengajak pembaca membagikan artikel ini , inshaaAllah bermanfaat dan baik untuk dibaca yang lain. Dan menjadi berkah untuk kawan pembaca semua. Aamiin Yaa Rabb

 
 
Pustaka: WA Ippho Santosa
Oleh Yogi Permana

Terima kasih ya telah menyempatkan waktu untuk membaca  Cuma Empat Huruf , tapi Bisa Melipatgandakan keberkahan  dan Hasil
Mari menjadi satria penyebar kebaikan dengan men-SHARE artikel Ini. Semoga rezeki berlimpah untuk teman yang sudah menjadi pahlawan penyebar kebaikan. Aamiin

Artikel terkait: