Yaman Akhirnya Memutuskan Hubungan dengan Qatar

Beberapa saat yang lalu Pemerintah Yaman memutuskan hubungan dengan Qatar. Adapun alasannya adalah karena Pemerinta Qatar diketahui bekerjasama dengan musuh-musuh Yaman di gerakan Houti dan berafiliasi dengan Iran.

"Praktik Qatar berhubungan dengan milisi kudeta (Houthi) dan mendukung kelompok ekstremis menjadi semakin jelas," kata pemerintah Yaman dalam pernyataan di kantor berita Saba yang dikutip Reuters, Senin (5/6).

Beberapa negara lain seperti Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab, dan Bahrain sebelumnya juga sudah memutuskan hubungan dengan Qatar dengan alasan bahwa Yaman mendukung gerakan terorisme, termasuk ISIS, Al-Qaidah, dan Ikhwanul Muslimin yang merupkanan gerakan Islam tertua di dunia.

Selain itu, keempat negara Teluk tersebut juga mengumumkan telah menutup jalur transportasi dengan Qatar dan memberi waktu pada warga negara Qatar yang ada di sana untuk pulang ke kampung halamannya dalam tempo dua pekan. Qatar juga resmi dikeluarkan dari koalisi yang dipimpin Saudi dalam perang di Yaman.

Langkah tersebut lebih keras ketimbang perselisihan selama beberapa bulan yang terjadi pada 2014 silam. Ketika itu Arab Saudi, Bahrain, dan Uni Emirat Arab memanggil duta besar mereka dari Doha. Kala itu, hubungan transportasi masih berjalan dan tidak ada pengusiran pada warga Qatar.


Di kesempatan yang berbeda, pemerintah Qatar menyebutkan bahwa mereka sedang menghadapi kampanye kebohongan. "Kampanye penghasutan ini didasari kebohongan yang telah mencapai tingkat rekayasa penuh", ujar juru bicara Qatar.

Masalah dukungan Qatar pada Ikhwanul Muslimin juga semakin rumit. Selain itu Doha bahkan semakin dituding mendukung agenda Iran yang adalah pesaing utama kawasan tersebut.

Akan tetapi, Qatar mengatakan akan tetap pada komitmen mereka pada Dewan Kerja Sama Teluk, dan menghormati negara-negara lain dan tidak akan mencampuri urusan negara lain.

Putusnya hubungan empat negara tersebut dengan Qatar dilakukan setelah adanya pernyataan keras dari Presiden Amerika, Donald Trump terhadap Iran. Pada pernyataannya di Arab Saudi, Donald Trum mendorong Iran agar melawan terorismen.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Rex Tillerson mengatakan bahwa keputusan Mesir, Arab Saudi, Uni Emirat, dan Bahrain tersebut tidak akan mempengaruhi upaya melawan kelompok radikal ISIS.

Artikel terkait:

Beberapa saat yang lalu Pemerintah Yaman memutuskan hubungan dengan Qatar. Adapun alasannya adalah karena Pemerinta Qatar diketahui bekerjasama dengan musuh-musuh Yaman di gerakan Houti dan berafiliasi dengan Iran.