Tragis, Matador Ini Tewas Tertusuk Tanduk Banteng yang Hendak Dibunuhnya

Ivan Fandino
Kabar buruk datang dari negara Perancis. Seorang matador kawakan bernama Ivan Fandino meninggal dunia setelah tertusuk tanduk banteng yang menjadi lawan duelnya.

Peristiwa ini terjadi saat festival Aire-sur-l’Adour sedang berlangsung di Perancis. Di awal pertunjukan Ivan Fandino menunjukkan permainan yang menghibur para penonton.

Namun, pada saat Ivan hendak menghujamkan pedangnya ke tubuh banteng sambil berlari, Ivan malah terseruduk banteng tersebut dengan keras.

Tidak hanya sekali, banteng yang bernama Burp tersebut kembali mengarahkan tanduknya ke arah Ivan dan kembali menghempaskan matador tersebut ke tanah.

Tanduk tajam banteng besar tersebut mengarah ke bagian dada Ivan. Matador lain segera membantu Ivan dengan mengalihkan banteng yang sedang marah tersebut. Sayangnya, usaha tersebut tidak dapat menyelamatkan nyawa Ivan.

Ivan sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat. Menurut Agence France Press yang dilansir MensHealth.com (19/6/2017), ia mengalami serangan jantung sebanyak dua kali.

Kejadian naas ini bukan kali pertama dialami oleh Ivan. Pada tahun 2015 silam, Ivan juga pernah dihempaskan oleh banteng yang mengamuk di arena. Dan tahun 2014, Ivan juga pernah pingsan akibat serangan banteng pada sebuah festival di Perancis.

Peristiwa kematian matador di arena bukanlah kali ini saja. Namun, dalam kurun waktu 100 tahun terakhir peristiwa ini adalah yang pertama kalinya matador tewas di Perancis. Atas kejadian ini, diperkirakan para aktifis akan mempermasalahkan olahraga mematikan tersebut.

Artikel terkait:

Seorang matador kawakan bernama Ivan Fandino meninggal dunia setelah tertusuk tanduk banteng yang menjadi lawan duelnya.