Sri Mulayani : Saldo Rekening Wajib Lapor Jadi Rp 1 Miliar

Menteri Keuangan Sri Mulyani
Pelaku UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) angakat bicara perihal wajib lapor saldo rekening yang ditetapkan oleh pemerintah. Mereka merasa keberatan jika memiliki saldo 200 juta rupiah saja harus melapor ke Direktorat Jendral Pajak.
Setelah melihat masukan ini, akhirnya pemerintah merevisi batas saldo wajib lapor menjadi Rp 1 miliar dengan alasan memperhatikan masukan yang diberikan masyarakat dan ingin menunjukkan sikap keberpihakan pemerintah terhadap UMKM.
Salah satu contoh UMKM pabrik roti rumahan
Pemerintah juga menjelaskan bahwa pelaporan saldo ini tidak membuat uang simpanan yang dimiliki oleh masyarakat akan dikenakan pajak, tetapi semata-mata hanya untuk memperoleh data keuangan yang lengkap untuk menyambut era pertukaran informasi keuangan global. Semua informasi ini hanya digunakan untuk kepentingan perpajakan saja, dan kerahasiaan data nasabah tetap dijamin oleh Direktorat Jendral Pajak.
Pemerintah juga akan memberi sanki pidana jika ada oknum pajak yang menyelewengkan data yang sudah dipercayakan kepada Ditjen Pajak tersebut. “Oleh sebab itu masyarakat tidak perlu khawatir”, ucap Sri Mulyani.

Artikel terkait:

Menteri Keuangan Sri Mulyani Merevisi saldo wajib yang harus dilaporkan dari 200 jta menjadi 1 miliar