Siswa ini Hajar Gurunya dengan Kursi Hingga Babak Belur Karena tak Naik Kelas


Sudah seharusnya para murid menghormati para guru mereka karena guru lah yang menggantikan peran orang tua di sekolah dan mendidik para siswa.

Ternyata hal ini tidak berlaku bagi EY, seorang pelajar berusia 20 tahun ini.

Siswa tersebut justru melakukan tindak kekerasan pada gurunya dengan memukul dan menghajar gurunya yang seorang wanita sampai babak belur. Guru tersebut adalah Puji Rahayu (34), seorang guru honorer yang mengajar di SMAN Negeri 1 Kubu Raya.

Menurut keterangan dari Kaur Litprodok Bid Humas Polda Kalbar, AKP Cucu Safiyuddin, EY beranggapan bahwa guru honorer tersebut memberinya nilai yang tidak seharusnya. Nilai yang kurang tersebut akhirnya membuat EY tidak naik kelas.

“Nilai mata pelajarannya ada yang kurang dan menyebabkan pelaku emosi, pelaku kemudian memukul gurunya dengan kursi kayu,” kata Cucu, Selasa (20/6/2017).

Selain memukul dengan kursi, EY juga memukul bagian kepala belakang dan kening Puji. “Korban kemudian melaporkan kejadian penganiayaan guru itu ke Polsek Kubu,” lanjut Cucu.

Pihak kepolisian bergerak cepat dan mengamankan pelaku kekerasan terhadap guru, beserta dengan barang bukti sebuah baju batik berwarna merah lengan panjang tanpa merk.

Selain itu, polisi juga mengamankan barang bukti sebuah kursi kayu berwarna cokelat tanpa sandaran yang digunakan EY untuk menghantam korban.

Artikel terkait: