Pilkada DKI Jakarta Tidak Mempengaruhi Elektabilitas Jokowi dan PDI P

Survei SMRC Menempatkan nama Jokowi Diurutan Teratas
Joko Widodo tetap mendapat dukungan responden terbanyak untuk menjadi Presiden. Sesuai dengan hasil survei nasional dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) untuk melihat kondisi politik nasional pasca Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta. Begitu juga dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang menjadi pilihan mayoritas responden.

Hal ini disebabkan kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Joko Widodo cenderung stabil bahkan mencapai 67 persen. 69 persen responden juga yakin akan kesanggupan beliau dalam memimpin. Ada 44,4 persen responden yang merasa ekonomi mereka lebih baik dibandingkan dari tahun lalu dan 62,3 persen yakin perekonomian mereka akan lebih baik lagi di tahun depan.

Penilaian terhadap ekonomi nasional mencapai 57,1 persen dan ini dapat di klasifikasikan sebagai hal positif. Tetapi yang perlu diketahui juga, hasil survei ini adalah pandangan masyarakat terhadap perekonomian rumah tangga, dan bukan dari sudut pandang para pengusaha.

Tingkat kepercayaan terhadap lembaga publik juga tidak mengalami perubahan yang signifikan. Urutan pertama ditempati TNI yang mencapai 90 persen, dilanjutkan posisi kedua Presiden dengan 86 persen, selanjtnya KPK 86 persen, Polri 77 persen, pengadilan mencapai 76 persen dan kejaksaan di angka 74 persen. Sedangkan yang terendah ada lah kepercayaan terhadap Partai dan DPR.


Survei ini dilaksankan tanggal 14-20 Mei 2017 yang melibatkan 1.350 responden. Mereka dipilih dengan cara multistage random sampling dari jumlah populasi nasional yang memiliki hak pilih dalam pemilihan umum.

Artikel terkait:

Kinerja Jokowi yang Baik Sanggup Menjaga Elektabilitas Pasca Pilkada DKI Jakarta