Persaingan Ridwan Kamil, Deddy Mizwar, dan Dedi Mulyadi di Pilkada Jawa Barat 2018

Pilkada Jawa Barat Sepanas Pilkada DKI Jakarta?
Survei yang dilakukan Lembaga Survei Indo Barometer untuk mengukur peluang menang Bakal Calon Gubernur Jawa Barat menghasilkan 3 nama yang diprediksi akan bersaing ketat. Ketiga nama tersebut antara lain Dedi Mulyadi, Deddy Mizwar dan Ridwan Kamil, yang menunjukkan tingkat elektabilitas yang baik dan sangat popular di masyarakat.

Survei ini sendiri dibantu oleh 800 responden, dengan hasil Ridwan Kamil di urutan paling atas dengan pencapaian 28,6 persen, dilanjutkan Deddy Mizwar pada urutan kedua dengan 18,8 persen dan Dedi Mulyadi dengan angka 11,5 persen. Dari 16 bakal calon yang diprediksi akan maju di Pilkada Jawa Barat ini hanya 4 orang yang melewati 5 persen, dan di urutan ke 4 adalah Dede Yusuf yang memiliki 6,3 persen suara responden.

Dalam survei sebelumnya dari ketiga nama teratas tadi Ridwan kamil lah yang penilaiannya naik paling banyak, yaitu 6,6 persen, dilanjutkan Deddy Mizwar 4,7 persen dan Dedi Mulyadi 4,2 persen. Sedangkan nama Dede Yusuf cenderung turun.

Tetapi dari segi popularitas Deddy Mizwar lebih unggul dari kandidat lainnya dengan meraih 99 persen, disusul Ridwan Kamil pada 88,8 persen.

Dan dari segi lainnya responden yang memilih pemimpin berwibawa ada 13 persen, yang dekat dengan rakyat 12,3 persen, pemimpin yang pintar 11,5 persen, yang kinerja bagus 9,4 persen dan terakhir yang berpengalaman 8,5 persen. Persaingan ini masih akan terus berlanjut dan akan terus menghangat seiring masih ada 22,8 persen masyarakat yang belum memutuskan pilihannya. 


Alasan dalam memilih pemimpin yang dilakukan warga Jabar ini masih sama, hanya saja alasan wibawa naik dari posisi lima hingga ke posisi satu. 800 responden dalam survei yang dilakukan di 27 kabupaten kota, periode 17-23 Mei 2017 ini mempunyai margin of error hingga +3,46 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Artikel terkait:

Persaingan Ridwan Kamil, Deddy Mizwar, dan Dedi Mulyadi Dalam Pilkada Jawa Barat 2018 yang akan sepanas Pilkada DKI Jakarta