PAN: Pansus KPK Tidak Ada Kaitannya Dengan Amien Rais

PAN (Antara Foto/Hafidz Mubarak A)
Partai Amanat Nasional (PAN) melakukan rapat internal yang membahas tentang pengiriman anggota pada pansus angket terhadap KPK.

Menurut Sekretaris Fraksi PAN Yandri Susanto rapat tersebut bertujuan untuk mengambil keputusan mengenai pengiriman anggotanya ke pansus. Yandri mengatakan kemungkinan besar PAN akan mengirimkan anggotanya.

"Dalam waktu dekat kami akan rapat DPP atau di Fraksi karena angket tetap jalan. Opsi untuk kirim nama kami buka sekarang," kata Yandri di Gedung DPR, Jakarta, Senin (6/6).

Yandri menyebutkan bahwa pilihan mengirm anggota PAN ke pansus angket bukan bertujuan untuk melemahkan KPK. Menurutnya langkah tersebut adalah sebatas untuk mengawasi dan memberi masukan di dalam pansus.

"Kalau misalkan kami tidak mengirim tentu tidak bisa banyak berbuat jika (pansus angket) itu nanti banyak terjadi pelemahan terhadap KPK," kata Yandri.

Diketahui bahwa PAN memiliki jatah untuk mengirimkan tiga anggota mereka ke dalam pansus. Namun, Yandri enggan untuk membeberkan ketiga nama anggota yang akan dikirim dengan alasan belum dibahas oleh partai.

"Namanya belum diputuskan. Akan kami rapatkan dahulu," ujar Yandri.

Lebih lanjut Yandri menegaskan bahwa pengiriman anggota ke dalam pansus angket KPK sama sekali tidak ada hubungannya dengan Amien Rais yang namanya ikut terseret dalam korupsi Alkes baru-baru ini.

Amien Rais diduga menerima uang korupsi proyek Alkes dari Kemkes sebesar Rp600 juta.

"Tidak ada kaitan dengan Pak Amien. Angket, ada atau tidak ada, Pak Amien tetap jalan," kata Yandri. Menurut Yandri, pengiriman anggota PAN jangan dihubungkan dengan kasus Amien Rais karena pembentukan pansus sudah ada sebelum Amien terseret dalam kasus dugaan korupsi.

Yandri juga mengatakan bahwa PAN tidak akan membahas kasus Amien di dalam pansus angket. Menurutnya kasus tersebut cukup dibahas dalam rapat kerja yang sudah terjadwal oleh Komisi III DPR.

Artikel terkait:

Yandri menyebutkan bahwa pilihan mengirm anggota PAN ke pansus angket bukan bertujuan untuk melemahkan KPK. Menurutnya langkah tersebut adalah sebatas untuk mengawasi dan memberi masukan di dalam pansus.