PAN: KPK Harus Meminta Maaf Pada Amien Rais

Ferdinand Waskita/Tribunnews.com
Partai Amanat Nasional (PAN) mengatakan bahwa Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK) sudah seharusnya meminta maaf kepada Amien Rais, PAN, dan juga masyarakat. Hal ini sehubungan dengan tudingan KPK terhadap Amien Rais terkait korupsi Alkes beberapa waktu lalu.

"KPK perlu menjaga kredibilitas KPK, kalau tidak dilakukan ada apa dengan KPK," ujar Ketua DPP PAN Yandri Susanto di ruang Fraksi PAN, Jakarta, Senin (19/6/2017).

Yandri mengatakan bahwa majelis hakim kasus dugaan korupsi alat kesehatan dengan terdakwa Siti Fadillah Supari telah membantah aliran dana Rp600juta kepada Amien Rais.

"Majelis hakim mengatakan tidak ada relevansinya," kata Yandri. Ia mengatakan Fraksi PAN bersyukur Amien Rais tidak terlibat dengan kasus tersebut.

Yandri menilai tudingan jaksa KPK tersebut adalah sebuah tindakan keji kepada seorang tokoh reformasi. "Karena isunya sudah menyebar. Kami minta KPK untuk mengklarifikasi secara terbuka dan gentlemen baik media cetak, online dan tidak ada kata bersayap," kata Yandri.

Menurut Yandri saat ini publik telah terbelah setelah nama Amien Rais disebut di pengadilan. Oleh karena itu KPK wajib bertindak adil dan menghindari lembaga tersebut menjadi tunggangan pihak lain.

Lihat juga: Amien Rais: KPK itu Busuk, Tapi Hebat

Sebelum pernyataan Yandri tersebut, majelis hakim telah memutuskan untuk tidak mempertimbangkan aliran uang kepada Amien Rais. Hal ini disampaikan oleh mejelis hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Jakarta saat membacakan sidang putusan terdakwa Menteri Kesehatan RI 2004-2009 Sifi Fadilah Supari.

"Menimbang bahwa mengenai uang yang ditransfer kepada Sutrisno Bachir dan Amien Rais tersebut tidak dapat dipastikan uang tersebut berasal dari proyek alkes atau bukan," kata Diah Siti Basariah selaku anggota majelis hakim.

Pada sidang sebelumnya, uang tersebut disebut-sebut berasal dari PT Mitra Medidua sebagai penyedia alat kesehatan. Dana tersebut ditransfer ke rekening Yayasan Sutrisno Bachir Foundation (SBF).

Yurida Adlaini mentransfer sejumlah uang ke rekening Amien Rais secara bertahap atas perintah Nuki syahrun selaku ketua yayasan.

Proses transfer uang tersebut dilakukan pada 15 Januari 2007, kemudian 13 April 2007, 1 Mei 2007, 21 Mei 2007, 13 Agustus 2007 dan 2 Nopember 2007 masing-masing sejumlah Rp 100 juta.
Sutrisno Bachir juga disebut menerima Rp 250 juta pada 26 Desember 2006.

Artikel terkait: