Harga Batu Bara Melemah Setelah Terjadi Penurunan Harga Minyak Mentah


Pada perdagangan kemarin, Rabu (7/6/2017) harga batu baru ditutup dengan penurunan. Hal ini sejalan dengan pelemahan harga minyak mentah yang sebelumnya juga mengalami penurunan.

Harga batu bara untuk kontrak Januari 2018 kontrak teraktif di bursa Rotterdam, ditutup melemah sebesar 0,21% atau 0,15 poin ke posisi US$72,35/metrik ton. Dan harga batu bara tersebut terus melemah setelah pada sesi perdagangan sebelumnya ditutup turun 1,09% atau 0,80 poin ke level US$72,50 per metrik ton.

Selain itu, harga minyak mentah mengalami pelemahan pada perdagangan Rabu (7/6/2017) hingga pada level terendah selama empat pekan terakhir. Hal ini disinyalir disebabkan karena kenaikan yang tak terduga pada persediaan minyak mentah Amerika Serikat.

Minyak West Texas Intermediate merosot 5,3% atau 2,47 poin ke level US$45,72 per barel untuk kontrak pengiriman Juli di New York Mercantile Exchange. Penurunan ini adalah penurunan tertajam sejak 8 Maret lalu.

Sementara itu, minyak Brent ditutup melemah 2,06 poin ke level US$48,06 per barel untuk kontrak Agustus  di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Badan Informasi Energi AS menyatakan pasokan minyak mentah naik 3,3 juta barel pekan lalu, setelah sebelumnya mengalami penurunan delapan pekan berturut-turut.

 Pergerakan harga batu bara kontrak Januari 2018 di bursa Rotterdam

Tanggal US$/MT
7 Juni
72,35
(-0,21%)
6 Juni K72,50
(-1,09%)
5 Juni
73,30
(+1,10%)
2 Juni
72,50
(+0,90%)
1 Juni
71,85
(+0,49%)
Sumber: Bloomberg

Artikel terkait: