Densus 88 Tangkap Dua Guru Ngaji Pelaku Bom Kampung Melayu


Tim Densus 88 Anti Teror Polri baru saja menangkap dua pria yang merupakan guru ngaji pelaku bom Kampung Melayu. Kedua pria tersebut, WT (33) dan MA (32) ditangkap di lokasi berbeda di Bandung, Jawa Barat.

Menurut pengakuan keduanya, mereka adalah guru mengaji pelaku bom Kampung Melayu, Ikhwan Nurul Salam dan Ahmad Sukri.

"Mereka ini guru pengajian pelaku bom Kampung Melayu, lima hari sebelum beraksi," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Barat Komisaris Besar Yusri Yunus saat ditemui di Pos

Keduanya ditangkap hari ini pada waktu yang berbeda.  WT ditangkap di Kecamatan Celeunyi pada pukul 11.30, sedangkan MA ditangkap hari ini di Kecamatan Cibiru pada pukul 8.30 WIB.

Menurut keterangan Yusri, kedua orang tersebut diduga ikut berperan memberikan tausiyah sebelum Ikhwan Nurul Salam dan Ahmad Sukri melakukan aksi bom di Kampung Melayu pada 24 Mei lalu.

Yusri juga mengatakan bahwa MA dan WT merupakan anggota Yayasan Asykari Assunah, Bandung. Tempat tersebut adalah tempat di mana pelaku bom bunuh diri Kampung Melayu mendengarkan tausiyah.

Kedua guru ngaji tersebut saat ini menjalani pemeriksaan di Markas Polda Jawa Barat. Yusri mengatakan, Densus 88 akan menggeledah rumah keduanya sore ini.

Sampai hari ini, Densus 88 telah memeriksa enam orang yang terkait dengan insiden bom bunuh diri di Kampung Melayu. Empat orang lain yang juga diduga terlibat aksi teror tersebut juga sudah ditangkap

R alias B ditangkap lantaran sempat melakukan komunikasi dengan Ahmad Sukri. Dia ditangkap di Cibubur, Jawa Barat pada Sabtu (27/5). Sedangkan, AS dan BF yang ditangkap di dua lokasi berbeda di Cipayung, Jakarta Timur pada Selasa (30/5). Keduanya juga diduga mengenal baik Ahmad Sukri.

Selain itu, Densus 88 juga sedang memeriksa seorang pria berinisial MI alias Kiki alias Ahong alias Iqbal yang ditangkap di gerbang sekolah Daarul Hufadz, Jatinangor, Senin (5/6) sore. Pria ini diduga adalah rekan Ikhwan Nurul Salam dan Ahmad Sukri saat mendengarkan tausiyah di Yayasan Assunnah Daulah.

Sejauh ini, ada empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka, yakni adik ipar Ahmad Sukri berinisial H, dan tiga rekan Ahmad Sukri yang berinisial JIS, WS alias Masuit, dan A alias Abu Dafa.

Artikel terkait:

Tim Densus 88 Anti Teror Polri baru saja menangkap dua pria yang merupakan guru ngaji pelaku bom Kampung Melayu. Kedua pria tersebut, WT (33) dan MA (32) ditangkap di lokasi berbeda di Bandung, Jawa Barat.