9 Trend Fitnes yang Menyeramkan Bagi Kesehatan

Semua orang pasti ingin memiliki tubuh yang sehat dan bentuk yang ideal. Itulah sebabnya mengapa ada banyak sekali orang melakukan olahraga. Namun, ada beberapa trend fitnes belakangan ini terlihat menyeramkan bagi kesehatan. Berikut ini ulasannya

1. Rib Cage Bragging

Menurut trend mode baru-baru ini, tampilan tulang rusuk yang menonjol dianggap menjadi satu hal yang positif. Istilah baru ini diciptakan oleh Mail Online. Situs tersebut merujuk pada bentuk tubuh beberapa selebriti luar seperti Bella Hadid, Rita Ora, Nicole Scherzinger, dan Kourtney Kardashian. Diketahui bahwa para selebritis ini mempopulerkannya dengan mengunggah gambar bikini yang menunjukkan tulang rusuk mereka dengan sombongnya. Tentu saja ini tidak sehat!

2. Ab Crack

Situs Cosmopolitan pernah menyebutkan bahwa Ab Crack adalah "penampilan baru" dimana ada 'parit" pada dada hingga perut seseorang. Dalam istilah yang lebih sederhana, ini adalah garis yang terlihat muncul di bagian tengah badan seseorang karena perutnya yang sangat rata. Seorang Dokter dari Fox News Medical A-Team, Dr. Marc Siegel mengatakan bahwa trend ab crack adalah sebuah penipuan terhadap orang-orang yang ingin sehat. Ini adalah sesuatu yang tidak sehat dan terlalu dipaksakan.

3. Alien Yoga

Alien yoga sebenarnya tidak terlalu berbahaya dibanding tren lain pada daftar ini, namun tetap perlu diwaspadai. Untuk melakukan gerakan ini, pertama-tama Anda benar-benar menghembuskan nafas, mendorong perut Anda keluar. Sambil menahan nafas Anda, Anda kemudian menarik perut Anda ke arah dada. Kemudian Anda mengisolasi otot perut Anda dan menggulung mereka dari sisi ke sisi.

Langkah ini disebut "nauli," dan ini dimaksudkan untuk membersihkan sistem pencernaan dan memperkuat inti melalui serangkaian gerakan perut. Ini dianggap bisa memperbaiki ketidakseimbangan hormon, menghasilkan kebahagiaan, dan stabilitas emosional. Nauli tidak direkomendasikan untuk orang yang sedang hamil, menderita hernia, bisul atau masalah jantung, dan harus selalu diupayakan di hadapan instruktur yoga profesional.

4. Waist Training

Pelatihan pinggang bertujuan untuk membuat pinggang lebih kecil, setidaknya itulah yang mereka katakan. Latihan ini menggunakan korset yang pernah populer di tahun 1500an sampai era Victoria dan telah populer di tahun 2000an. Latihan ini disebut bisa mengecilkan bagian tengah tubuh dengan memakainya terus menerus, namun dokter memperingatkan hal itu bisa menyebabkan kerusakan jangka panjang yang serius.

Menurut Dokter Tasneem Bhatia, seorang dokter ahli kesehatan di Atlanta, latihan ini sama saja seperti menjejalkan semua organ tubuh secara bersama-sama. Penggunaan korset ini dalam jangka waktu yang lama akan berbahaya bagi kesehatan. Waist Training ini akan membuat mulas dan gangguan pencernaan yang buruk, dan wanita bisa pingsan setelah memakainya karena mereka tidak bisa mendapatkan cukup udara. Diafragma Anda, usus besar, perut hati, dan usus kecil semuanya dapat bergeser di dalam tubuh Anda setelah memakainya terlalu lama.

5. A4 Paper Challenge

Pada tahun 2016, ada sebuah tren fitnes muncul di media sosial di mana wanita membandingkan ukuran pinggang mereka dengan selembar kertas. A4 Waist Challenge mengarahkan wanita berdiri di belakang selembar kertas putih untuk melihat apakah lingkar pinggang mereka lebih tipis dari selotip selebar 8 inci. Tantangan ini bermula di China sebelum akhirnya menyebar secara global.

Dokter menekankan bahwa memiliki pinggang setipis lebar kertas A4 bukanlah sesuatu yang mudah dicapai oleh kebanyakan wanita atau orang dewasa muda. Hal ini sangat bertentangan dengan hormonal dan bentuk tubuh wanita alami.

6. Belly Button Challenge

Trend ini bermula dari China di tahun 2015 silam. Kemampuan memutar bahu, panjang dan fleksibilitas lengan  menjadi ukuran baru kelangsingan pada saat itu. Jika Anda bisa memutar lengan Anda melalui punggung, lalu mengarah ke sekitar perut Anda, dan menyentuh pusar Anda, maka Anda dianggap kurus.

Namun, pose yang tampak tidak berbahaya tersebut merusak tampilan tubuh ideal Anda menjadi melengkung dan mengakibatkan gangguan makan yang lumayan parah.

7. Collarbone Challenge

Pada tahun 2015, orang-orang suka memajang foto di media sosial dengan pose menyeimbangkan koin di atas tulang selangka mereka dan memperlihatkan berapa banyak koin yang bisa mereka seimbangkan. Semakin seseorang bisa menyeimbangkan, semakin seksi dan kurus mereka.

Tentu saja, seperti sebagian besar tantangan dalam daftar ini, tren tersebut dinilai oleh para ahli dapat menimbulkan gangguan makan. Mereka kemudian menyeimbangkan beberapa benda lain di tulang selangka seperti permen, hingga botol menyeimbangkan vodka dada mereka. Tren yang sungguh aneh.

8. Thigh Gap

Ini adalah nenek-moyangnya fitnes yang tidak sehat. Tren ini menantang wanita untuk begitu langsing sehingga pahanya tidak saling menyentuh bahkan pada saat dirapatkan. Ahli kesehatan mengatakan tren Thigh Gap beresiko pada kesehatan dan tidak mungkin dilakukan.

Vonda Wright, ahli bedah dan ahli kebugaran ortopedi yang berbasis di Pittsburgh, mengatakan jarak antara kaki seseorang sebagian besar didasarkan pada genetika. Bahkan orang kurus pun mungkin tidak bisa melakukan tren ini, dan sebagian besar tidak akan memiliki celah paha karena paha mereka cukup berotot sehingga saling bersentuhan.

9. Bikini Bridge

Urban Dictionary menggambarkan "Bikini Bridge" (jembatan bikini) sebagai tampilan di mana bagian bikini terlihat tidak mengenai kulit tubuh di antara dua tulang pinggul, menyebabkan adanya ruang antara bikini dan perut bagian bawah.

Tren Bikini Bridge tersebut dimulai pada tahun 2014 ketika Buzzfeed memposting sebuah artikel berjudul "12 Perks of Having A Bikini Bridge." Hanya dalam waktu 24 jam, tren ini mendapat tweet ribuan kali di Twitter. Tren semacam ini disorot oleh para ahli, mereka mengatakan bahwa hal itu memberi tekanan pada wanita dan membuat mereka merasa semakin cemas terhadap tubuh mereka.

Artikel terkait:

Ada banyak sekali orang melakukan olahraga agar lebih sehat. Namun, ada beberapa trend fitnes belakangan ini terlihat menyeramkan bagi kesehatan